clock December 24,2023
Penangkapan Dewi Astutik Jadi Kunci Bongkar Sindikat Narkoba Internasional

Penangkapan Dewi Astutik Jadi Kunci Bongkar Sindikat Narkoba Internasional

Anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra, Martin Daniel Tumbelaka, menekankan bahwa gembong narkoba internasional, Dewi Astutik, menempati posisi sentral dalam jaringan sindikat yang menghubungkan pemasok dari Golden Triangle, jalur Golden Crescent, hingga distribusi ke Asia Timur dan Asia Tenggara. Menurut Martin, penangkapan Dewi harus dimanfaatkan untuk mengungkap seluruh struktur sindikat, termasuk pendana, operator lapangan, serta pihak yang melindunginya.

“Jangan berhenti pada satu nama. Penangkapan ini harus dipakai untuk menarik benang panjang: siapa pemasoknya, siapa operator logistiknya, siapa pencucian dananya, dan siapa pelindungnya. Itu semua harus terungkap,” tegas Martin saat dikonfirmasi, Rabu (3/12/2025).

Martin juga menekankan pentingnya meningkatkan analisis intelijen terkait pergerakan jaringan narkoba yang semakin adaptif. Keterlibatan Dewi dengan jaringan Fredy Pratama memperlihatkan bahwa sindikat-sindikat narkoba kini saling beririsan dan saling mendukung, sehingga penegakan hukum harus dilakukan secara paralel untuk memutus seluruh simpulnya, termasuk aliran dana internasional yang menopang operasi mereka.

Selain itu, Martin menilai penangkapan Dewi menjadi momentum untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemberantasan narkotika nasional. Kerja sama lintas negara antara BNN, BAIS TNI, dan Kepolisian Kamboja membuktikan koordinasi intelijen regional semakin solid. “Pesan utamanya jelas, negara hadir, negara mengejar, dan negara tidak takut menghadapi kartel internasional,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap Dewi Astutik alias Mami, yang merupakan buronan internasional, di Sihanoukville, Kamboja. Penangkapan ini dilakukan melalui operasi senyap lintas negara yang melibatkan BNN, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI, dan BAIS TNI. Dewi diduga menjadi aktor intelektual di balik penyelundupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle yang digagalkan pada Mei 2025, serta sejumlah kasus besar terkait jaringan Golden Crescent pada 2024. Dewi ditangkap saat hendak memasuki lobi hotel dan diketahui juga menjadi buronan otoritas Korea Selatan. Jaringan yang dipimpinnya aktif mendistribusikan berbagai jenis narkotika, termasuk kokain, sabu, dan ketamin, ke wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara.

Penangkapan Dewi Astutik merupakan langkah strategis untuk membongkar jaringan narkoba internasional yang kompleks, termasuk aliran dana, logistik, dan pelindungnya. Keberhasilan operasi lintas negara ini menegaskan kemampuan aparat Indonesia bekerja sama dengan otoritas internasional, sekaligus menjadi momentum memperkuat kepercayaan publik terhadap upaya pemberantasan narkotika nasional.

Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?

Follow US

Top Categories