clock December 24,2023
Warga Citra Garden 2 Protes Pembangunan Krematorium di Atas Lahan Terbuka

Warga Citra Garden 2 Protes Pembangunan Krematorium di Atas Lahan Terbuka

Pembangunan rumah duka dan krematorium di kawasan Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat, memicu reaksi keras dari warga setempat. Sejumlah penghuni Perumahan Citra Garden 2 menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak proyek tersebut karena dianggap menyerobot lahan yang seharusnya berfungsi sebagai fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos). Warga menyayangkan hilangnya lapangan sepak bola yang selama ini menjadi ruang terbuka hijau dan sarana olahraga bagi masyarakat. Lahan seluas lebih dari 57.000 meter persegi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu kini justru mulai diurug oleh pihak swasta untuk dijadikan bangunan kedukaan. Koordinator warga menyatakan bahwa proyek ini berjalan tanpa adanya sosialisasi atau musyawarah terlebih dahulu dengan pengurus RT maupun RW di lingkungan terdampak. Masyarakat baru menyadari adanya pembangunan tersebut setelah alat-alat berat mulai beroperasi di lokasi sekitar pertengahan Februari lalu. Selain masalah alih fungsi lahan, warga mengkhawatirkan dampak psikologis bagi anak-anak sekolah di sekitar lokasi, potensi polusi udara dari aktivitas kremasi, serta kemacetan yang akan semakin parah di jalur yang sudah padat. Di sisi lain, perwakilan warga juga menyoroti kejanggalan pada perizinan proyek. Dalam dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), bangunan tersebut tercatat sebagai rumah duka, namun fakta di lapangan menunjukkan adanya rencana pembangunan krematorium yang secara aturan memiliki klasifikasi izin berbeda. Saat ini, warga mendesak agar seluruh aktivitas pengerjaan proyek dihentikan secara total. Mereka telah melayangkan surat keberatan kepada pihak kelurahan hingga DPRD DKI Jakarta guna meminta audiensi dan meninjau ulang izin pembangunan di kawasan permukiman tersebut. Meski sempat ada klaim bahwa perizinan sudah lengkap, pengerjaan di lokasi akhirnya dihentikan sementara demi meredam gejolak di tengah masyarakat.

Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?

Follow US

Top Categories