clock December 24,2023
Pemberian Insentif Rp 6 Juta bagi SPPG Dinilai Lebih Hemat Dibanding Membangun Fasilitas Baru

Pemberian Insentif Rp 6 Juta bagi SPPG Dinilai Lebih Hemat Dibanding Membangun Fasilitas Baru

Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan penjelasan terkait kebijakan pemberian insentif sebesar Rp 6 juta per hari bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini diambil sebagai strategi untuk mengoptimalkan program pemenuhan gizi masyarakat dengan cara yang lebih praktis dan efisien. Pihak BGN menilai bahwa mengalokasikan dana untuk insentif harian jauh lebih hemat biaya dibandingkan jika pemerintah harus memulai pembangunan infrastruktur atau fasilitas fisik baru dari awal. Dengan memberdayakan satuan pelayanan yang sudah ada melalui dukungan finansial tersebut, anggaran negara dianggap dapat digunakan secara lebih tepat sasaran dan memberikan dampak langsung. Kebijakan ini bertujuan agar operasional pelayanan gizi di lapangan dapat berjalan lebih maksimal dan menjangkau lebih banyak sasaran tanpa harus terkendala masalah birokrasi pembangunan yang memakan waktu lama. Selain itu, besaran insentif tersebut diharapkan dapat mendukung penyediaan makanan bergizi berkualitas tinggi sesuai standar yang telah ditetapkan. Pemerintah terus berupaya mencari formula terbaik dalam menekan angka masalah gizi dengan tetap mengedepankan prinsip efisiensi keuangan negara. Penggunaan SPPG sebagai ujung tombak dianggap sebagai solusi taktis untuk memastikan program nasional ini berjalan stabil dan berkelanjutan di berbagai wilayah.

Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?

Follow US

Top Categories