Kementerian Pertahanan (Kemhan) memberikan penjelasan terkait rencana penerimaan hibah berupa kapal induk dari pemerintah Italia. Dalam keterangannya, pihak Kemhan menekankan bahwa pemberian aset militer tersebut bersifat cuma-cuma dan tidak dibarengi dengan skema timbal balik atau komitmen tertentu yang memberatkan Indonesia. Langkah ini mempertegas bahwa kerja sama pertahanan antara kedua negara murni didasarkan pada hubungan bilateral yang kuat. Kapal induk yang diberikan diharapkan dapat memperkuat kekuatan armada laut Indonesia dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan yang sangat luas. Meskipun unit kapal didapatkan secara gratis, pemerintah tetap menyiapkan anggaran untuk proses pengoperasian ke depannya. Hal ini mencakup biaya pemeliharaan, perawatan rutin, hingga penyesuaian teknologi agar kapal tersebut siap digunakan secara optimal oleh jajaran TNI Angkatan Laut. Kehadiran kapal induk ini dipandang sebagai tambahan kekuatan strategis bagi pertahanan nasional. Dengan adanya armada baru ini, kemampuan deteksi dan pengamanan di wilayah terluar Indonesia diharapkan meningkat signifikan tanpa perlu mengganggu stabilitas anggaran melalui skema pembelian yang besar.
Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?
redaktur