clock December 24,2023
Misa Natal di Katedral: Kardinal Suharyo Soroti Merosotnya Moralitas

Misa Natal di Katedral: Kardinal Suharyo Soroti Merosotnya Moralitas

Gereja Katedral Jakarta kembali menjadi pusat perhatian umat Katolik dalam perayaan Natal tahun ini. Misa Natal yang dipimpin oleh Kardinal Ignatius Suharyo berlangsung dengan penuh khidmat, dihadiri oleh ribuan umat yang datang untuk merayakan kelahiran Yesus Kristus.

Sejak pagi, umat Katolik dari berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya telah memadati Gereja Katedral. Mereka datang dengan semangat untuk mengikuti Misa Natal yang dipimpin oleh Kardinal Suharyo. Suasana di dalam gereja terasa sangat khidmat, dengan dekorasi Natal yang memukau dan alunan musik rohani yang menambah kekhusyukan perayaan.

Dalam khotbahnya, Kardinal Suharyo menyampaikan pesan penting mengenai kondisi moralitas dalam kehidupan masyarakat saat ini. Ia menyoroti adanya penurunan nilai-nilai moral yang seharusnya menjadi landasan dalam kehidupan sehari-hari. "Natal adalah momen refleksi untuk memperbaiki diri dan kembali kepada nilai-nilai moral yang benar," ujarnya.

Kardinal Suharyo menekankan pentingnya menjaga moralitas di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai moral harus tetap dijaga dan diterapkan dalam setiap aspek kehidupan. "Kita harus berani menegakkan kebenaran dan keadilan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan," tambahnya.

Pesan moral yang disampaikan oleh Kardinal Suharyo mendapat sambutan hangat dari umat yang hadir. Banyak yang merasa terinspirasi untuk lebih memperhatikan dan menerapkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. "Pesan Natal tahun ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Semoga kita semua bisa lebih baik dalam menjaga moralitas," ungkap salah satu umat yang hadir.

Setelah Misa Natal, umat yang hadir saling berbagi kebahagiaan dengan mengucapkan selamat Natal satu sama lain. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di seluruh area gereja. Banyak yang memanfaatkan momen ini untuk berkumpul bersama keluarga dan teman-teman, menjadikan perayaan Natal semakin bermakna.

Di luar gereja, berbagai kegiatan sosial juga diadakan untuk merayakan Natal. Komunitas gereja bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengadakan acara berbagi kasih, seperti pembagian sembako dan hadiah Natal kepada mereka yang membutuhkan. "Kami ingin berbagi kebahagiaan Natal dengan semua orang, terutama mereka yang kurang beruntung," kata salah satu panitia acara.

Di akhir perayaan, Kardinal Suharyo menyampaikan harapan agar semangat Natal dapat terus membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi seluruh umat. Ia mengajak semua yang hadir untuk terus berusaha menciptakan dunia yang lebih baik dan lebih damai. "Semoga Natal tahun ini menjadi awal dari perubahan positif dalam hidup kita. Mari kita terus berusaha untuk menciptakan dunia yang lebih baik dan lebih damai," tutupnya.

Perayaan Natal di Gereja Katedral Jakarta berlangsung dengan penuh khidmat dan hangat. Misa Natal yang dihadiri oleh ribuan umat menjadi momen untuk merenungkan makna sejati Natal dan memperkuat nilai-nilai moral di tengah tantangan zaman. Dengan pesan moral dari Kardinal Suharyo, diharapkan semangat Natal dapat terus membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi seluruh umat. Semoga perayaan ini menjadi inspirasi untuk menciptakan dunia yang lebih baik dan lebih damai.

Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?

Follow US

Top Categories