clock December 24,2023
Kardinal Suharyo: Keserakahan yang Zalim Menghancurkan

Kardinal Suharyo: Keserakahan yang Zalim Menghancurkan

Dalam perayaan Natal yang berlangsung di Gereja Katedral Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo menyampaikan pesan mendalam yang mengutip pernyataan Paus Fransiskus mengenai bahaya keserakahan. Dalam khotbahnya, Kardinal Suharyo menekankan bahwa keserakahan yang zalim dapat menghancurkan kehidupan manusia dan lingkungan.

Kardinal Suharyo mengingatkan umat akan pesan Paus Fransiskus yang menyoroti dampak negatif dari keserakahan. Menurutnya, keserakahan tidak hanya merusak hubungan antar manusia, tetapi juga merusak alam dan lingkungan. "Paus Fransiskus mengingatkan kita bahwa keserakahan adalah akar dari banyak masalah yang kita hadapi saat ini," ujar Kardinal Suharyo.

Ia menambahkan bahwa keserakahan sering kali mendorong manusia untuk mengeksploitasi sumber daya alam secara berlebihan, tanpa memikirkan dampak jangka panjangnya. "Kita harus belajar untuk hidup dengan lebih sederhana dan berbagi dengan sesama," tambahnya.

Dalam khotbahnya, Kardinal Suharyo juga menyoroti bagaimana keserakahan telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang parah. Ia mengajak umat untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam dan berperan aktif dalam menjaga lingkungan. "Kita harus bertanggung jawab atas bumi yang kita tinggali dan memastikan bahwa generasi mendatang dapat menikmati keindahan alam yang sama," tegasnya.

Kardinal Suharyo mengingatkan bahwa perubahan iklim dan bencana alam yang semakin sering terjadi adalah akibat dari keserakahan manusia. Oleh karena itu, ia mengajak umat untuk berkomitmen dalam menjaga lingkungan dan mengurangi dampak negatif dari aktivitas manusia.

Selain menyoroti bahaya keserakahan, Kardinal Suharyo juga menekankan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial. Ia mengajak umat untuk saling membantu dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan. "Natal adalah momen untuk berbagi kasih dan kebahagiaan dengan sesama, terutama mereka yang kurang beruntung," katanya.

Kardinal Suharyo berharap agar semangat Natal dapat menginspirasi umat untuk lebih peduli terhadap sesama dan lingkungan. "Mari kita jadikan Natal sebagai momen untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial," ujarnya.

Di akhir khotbahnya, Kardinal Suharyo menyampaikan harapan agar umat dapat mengatasi keserakahan dan membangun masa depan yang lebih baik. Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menciptakan dunia yang lebih adil dan berkelanjutan. "Semoga Natal tahun ini menjadi awal dari perubahan positif dalam hidup kita dan dunia yang kita tinggali," tutupnya.

Pesan Natal dari Kardinal Suharyo yang mengutip Paus Fransiskus menyoroti bahaya keserakahan yang dapat menghancurkan kehidupan manusia dan lingkungan. Dengan menekankan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial, diharapkan umat dapat mengatasi keserakahan dan membangun masa depan yang lebih baik. Semoga semangat Natal dapat menginspirasi kita semua untuk menciptakan dunia yang lebih adil dan berkelanjutan.

Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?

Follow US

Top Categories