Seorang petugas SPBU di kawasan Cipinang menjadi korban tindak kekerasan oleh seorang pelanggan yang mengaku sebagai anggota aparat. Insiden ini bermula dari perselisihan saat proses pengisian bahan bakar, yang kemudian memuncak pada tindakan penganiayaan fisik terhadap karyawan tersebut. Berdasarkan keterangan di lokasi, pelaku tidak hanya melakukan kekerasan fisik, tetapi juga melontarkan ancaman serius kepada korban. Intimidasi tersebut dilakukan di tengah keramaian, yang sempat memancing perhatian warga dan pengendara lain yang sedang mengantre di area pengisian. Korban yang mengalami luka-luka akibat kejadian ini telah melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib untuk diproses secara hukum. Rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi SPBU menjadi bukti krusial bagi kepolisian untuk mengidentifikasi pelaku dan memastikan kebenaran atas klaim identitasnya sebagai aparat. Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap motif di balik aksi arogan tersebut. Langkah tegas diharapkan dapat diambil agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan memberikan rasa aman bagi para pekerja pelayan publik dalam menjalankan tugasnya.
Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?
redaktur