Pada tanggal 15 Desember 2025, sebuah artikel menarik di Kompas menyoroti pandangan Generasi Z terhadap pernikahan. Generasi ini, yang dikenal dengan pemikiran progresif dan adaptif, menunjukkan bahwa pernikahan bukanlah hal yang menakutkan. Mereka membuktikan bahwa karier dan keluarga dapat berjalan beriringan tanpa harus mengorbankan salah satunya.
Generasi Z, yang lahir di era digital, memiliki pandangan yang berbeda tentang pernikahan dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka tidak lagi melihat pernikahan sebagai penghalang untuk mencapai kesuksesan karier. Sebaliknya, mereka percaya bahwa dengan manajemen waktu yang baik dan dukungan pasangan, keduanya dapat dicapai secara bersamaan. Hal ini mengubah paradigma tradisional yang sering kali memisahkan antara kehidupan profesional dan pribadi.
Bagi Generasi Z, karier dan keluarga bukanlah pilihan yang harus dipilih salah satu. Mereka melihat keduanya sebagai bagian integral dari kehidupan yang seimbang. Dengan kemajuan teknologi dan fleksibilitas kerja yang semakin meningkat, banyak dari mereka yang mampu mengatur waktu untuk bekerja dari rumah, sehingga dapat lebih dekat dengan keluarga. Ini menunjukkan bahwa dengan strategi yang tepat, keseimbangan antara karier dan keluarga bukanlah hal yang mustahil.
Salah satu faktor kunci yang memungkinkan Generasi Z untuk menyeimbangkan karier dan keluarga adalah dukungan dari pasangan dan keluarga. Mereka cenderung memilih pasangan yang memiliki visi dan nilai yang sama, sehingga dapat saling mendukung dalam mencapai tujuan masing-masing. Selain itu, peran keluarga besar juga penting dalam memberikan dukungan moral dan praktis, seperti membantu mengasuh anak atau memberikan nasihat.
Komunikasi yang baik dan kerjasama antara pasangan menjadi kunci sukses dalam menjalani kehidupan pernikahan bagi Generasi Z. Mereka menyadari bahwa ngan pasti ada, namun dengan komunikasi yang terbuka dan kerjasama yang solid, setiap masalah dapat diatasi. Generasi ini juga lebih terbuka untuk berbagi tanggung jawab rumah tangga, sehingga tidak ada beban yang terlalu berat di satu pihak saja.
Generasi Z telah membuktikan bahwa pernikahan tidak harus menjadi penghalang untuk mencapai kesuksesan karier. Dengan pandangan yang lebih modern dan adaptif, mereka mampu menyeimbangkan antara kehidupan profesional dan pribadi. Dukungan pasangan, komunikasi yang baik, dan kerjasama menjadi kunci keberhasilan mereka. Pandangan ini diharapkan dapat menginspirasi generasi berikutnya untuk melihat pernikahan sebagai bagian dari perjalanan hidup yang seimbang dan harmonis.
Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?
redaktur