Penjelasan Menag Nasaruddin Umar Mengenai Penggunaan Fasilitas Jet Pribadi Milik OSO
Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan klarifikasi terkait penggunaan fasilitas jet pribadi milik tokoh politik Oesman Sapta Odang (OSO) yang belakangan menjadi sorotan publik. Menag menjelaskan bahwa tumpangan pesawat jet tersebut digunakan dalam rangka efisiensi waktu untuk menghadiri sejumlah agenda penting yang jadwalnya sangat padat. Nasaruddin mengungkapkan bahwa keputusan untuk menerima fasilitas tersebut diambil karena adanya kendala jadwal penerbangan komersial yang tidak memungkinkan dirinya berpindah lokasi dengan cepat. Menurutnya, penggunaan pesawat non-komersial tersebut murni bertujuan agar tugas-tugas kenegaraan dan pelayanan kepada masyarakat dapat terlaksana tepat waktu tanpa ada yang terabaikan. Ia juga menekankan bahwa hubungannya dengan OSO telah terjalin lama dan pemberian fasilitas tersebut didasari oleh semangat persahabatan, bukan karena adanya kepentingan tertentu atau kompensasi politik. Menag menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan amanah sebagai pimpinan di kementeriannya. Terkait prosedur administrasi dan potensi gratifikasi, Nasaruddin menyatakan kesiapannya untuk transparan. Ia memastikan bahwa segala bentuk bantuan operasional yang diterimanya akan dilaporkan sesuai dengan aturan yang berlaku bagi pejabat negara. Hal ini dilakukan demi menjaga akuntabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang ia pimpin. Langkah klarifikasi ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada publik guna menghindari spekulasi liar yang dapat mengganggu kinerja kementerian. Menag berharap penjelasan ini dapat meluruskan situasi dan memastikan bahwa fokus utama kementerian tetap pada peningkatan kualitas pelayanan keagamaan di tanah air.
Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?
redaktur