clock December 24,2023
Kenaikan Harga BBM di Bulan Ramadhan Tuai Kritik Tajam, Dianggap Tambah Beban Ekonomi Warga

Kenaikan Harga BBM di Bulan Ramadhan Tuai Kritik Tajam, Dianggap Tambah Beban Ekonomi Warga

Kebijakan pemerintah yang menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tepat saat memasuki bulan suci Ramadhan mendapat sorotan tajam dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI melontarkan kritik keras karena momentum kenaikan tersebut dinilai sangat tidak berpihak pada kondisi ekonomi masyarakat yang sedang berupaya memenuhi kebutuhan pokok di bulan puasa.

Langkah ini dianggap akan memicu efek domino terhadap harga-harga komoditas lainnya di pasar. Biasanya, harga pangan sudah mengalami tren kenaikan menjelang lebaran, sehingga tambahan beban dari biaya energi dan transportasi akibat naiknya BBM diprediksi akan membuat daya beli masyarakat semakin merosot.

Para wakil rakyat menekankan bahwa pemerintah seharusnya lebih peka terhadap situasi sosial masyarakat. Ramadhan dan Idul Fitri adalah momen di mana pengeluaran rumah tangga meningkat drastis, sehingga kebijakan menaikkan harga BBM pada periode ini dianggap sebagai langkah yang kurang tepat dan memberatkan rakyat kecil.

Selain itu, pemerintah diminta untuk mencari solusi alternatif atau skema subsidi yang lebih tepat sasaran daripada mengambil kebijakan instan yang langsung berdampak pada kenaikan biaya hidup. Pengawasan terhadap distribusi barang kebutuhan pokok juga harus ditingkatkan agar spekulan tidak memanfaatkan situasi kenaikan BBM ini untuk menaikkan harga secara sepihak.

Desakan pun muncul agar kebijakan tersebut dievaluasi kembali, mengingat stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas utama, terutama di tengah kekhusyukan umat dalam menjalankan ibadah di bulan penuh berkah ini.

Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?

Follow US

Top Categories