Kementerian Haji dan Umrah tengah mengkaji rencana penggunaan fasilitas di Bandara Soekarno-Hatta (CKG) sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon jemaah haji. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah proses skrining kesehatan sekaligus memastikan seluruh jemaah yang berangkat dalam kondisi fisik yang layak dan memenuhi syarat istitha'ah kesehatan.
Penggunaan area bandara sebagai lokasi pemeriksaan dinilai lebih efisien karena dapat mengintegrasikan proses administrasi, pemeriksaan kesehatan, dan keberangkatan dalam satu alur yang terpadu. Dengan sistem ini, diharapkan tidak ada lagi jemaah yang mengalami kendala kesehatan serius saat sudah tiba di tanah suci, karena pendeteksian dini telah dilakukan secara ketat sebelum mereka naik ke pesawat.
Selain efisiensi waktu, rencana ini juga melibatkan kerja sama dengan tenaga medis ahli dan penggunaan peralatan medis yang mumpuni di lokasi tersebut. Kementerian Haji ingin memastikan bahwa standar pemeriksaan kesehatan tetap terjaga tanpa membebani jemaah secara berlebihan. Koordinasi dengan pihak pengelola bandara dan instansi terkait terus dilakukan untuk mematangkan skema teknis di lapangan.
Inovasi dalam prosedur pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian dari upaya besar kementerian untuk meningkatkan kualitas layanan haji secara menyeluruh. Dengan memindahkan sebagian proses pemeriksaan ke titik keberangkatan seperti CKG, diharapkan pengawasan terhadap kondisi kesehatan jemaah menjadi lebih terkontrol dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi para tamu Allah selama menjalankan ibadah.
Kamu harus terdaftar atau login untuk berkomentar Masuk?
redaktur